Martabak HAR di kota ‘wong kito galo’

oleh:   pada: 25 Oct 2012
Tags: ,

Kategori: Jelajah Gizi


Kalau jalan-jalan ke kota ‘wong kito galo’, Palembang, Sumatera Selatan
Gak sah kalau gak nyobain Martabak HAR
Terus… kok namanya Martabak HAR ??

Gini nih ceritanya :

Di Palembang ada rumah makan bernama rumah makan Martabak HAR yang didirikan oleh Haji Abdul Rozak atau yang disingkat menjadi “HAR”. Haji Abdul Rozak adalah orang Palembang keturunan India sehingga martabak HAR mirip dengan martabak india.

Kulit martabak Har yang terlihat tebal itu berisi dua butir telur (ayam/bebek), martabak ini dimakan dengan kuah kari yang dituangkan diatasnya bersama cabe hijau dan kecap asin yang biasanya diletakan dalam wadah yang kecil. Kuah kari khas Palembang adalah inovasi kuah kari dari india sehingga mempunyai ciri khas yang membedakan martabak ini dengan martabak lainnya namun tidak mengurangi kenikmatan saat menyantapnya karena terbukti bahwa kuah karinya dapat diterima oleh lidah orang Indonesia khususnya orang Palembang.

Yang membuat martabak Har berbeda dengan martabak yang lain adalah cara penyajiannya. Selain itu, martabak HAR disajikan dengan gulai kari khusus yang merupakan campuran dari kentang rebus yang telah dihaluskan ditambah potongan-potongan daging dengan bumbu khas, karena kentang sumber karbohidrat jadi kita tidak perlu menambahkan nasi. Didalam martabak juga ada telur sehingga makanan ini dilengkapi dengan protein. Selain itu, mari kita lihat nilai gizi dari kari ayamnya :

Informasi Gizi – per 1/2 dada ayam dengan saus

1. Energi 669 kj/ 160 kkal
2. Lemak 8,6 g
3. Lemak Jenuh 1,752 g
4. Lemak tak Jenuh Ganda 2,433 g
5. Lemak tak Jenuh Tunggal 3,665 g
6. Kolesterol 45 mg
7. Protein 14,8 g
8. Karbohidrat 6,11 g
9. Serat 1,2 g
10.Gula 2,67 g
11.Sodium 624 mg
12.Kalium 321 mg

Ringkasan Gizi :
– Kalori 160
– Lemak 8,6g
– Karbohidrat 6,11g
– Protein 14,8g

Jika ingin mencoba membuatnya berikut resep pembuatan martabak HAR, bahan:

1. Untuk KULIT:
450 gram tepung terigu
3 sendok makan minyak
175 cc air
1/2 sendok teh garam
atau jika ingin lebih praktis, kulit bisa menggunakan kulit lumpia yang
sudah jadi.

2.Untuk ISI :
Telur 2 butir, bisa telur ayam atau telur bebek (tergantung selera)

3. Untuk Kuah :
Menggunakan kuah kare tetapi di isi cincangan daging dan kentang
(sama dengan resep kare pada umumnya)

Cara Membuat:

Kulit di bentangkan di kuali datar yang panas kemudian di dalamnya telur ayam atau telur bebek 2 butir, dan tunggu dan angkat jika matang. Dan martabak tersebut di letakan di piring dan di siram dengan kuah kare ataupun bisa di pisahkan. Biasanya martabak telur disajikan bersama-sama kecap asin yang dengan cabe rawit.

******
heemmm… Martabak HAR?
Pas di kantong, bergizi dan maknyoooosss :D

http://nutrisiuntukbangsa.org/jelajah-gizi/

Artikel Terkait

Leave a Reply

*


2 × 7 =

APR

16

Nutritalk: Alergi Protein Susu Sapi dan Upaya Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Restaurant Bebek Bengil, Jl. H. Agus Salim No. 132 Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta

  Cows milk protein allergy (CMPA) atau alergi protein susu sapi adalah salah satu alergi makan…more

Lupa Password ? Register
GABUNG YUK
Stay connected