Enting-enting Gepuk Rasanya Manis Gurih dan Kaya Akan Gizi

oleh:   pada: 24 Oct 2012
Tags: ,

Kategori: Jelajah Gizi


Jika berbicara mengenai jajanan kuliner khas Kota Salatiga (Semarang, Jawa Tengah), maka akan ada banyak kuliner yang ada. Salah satunya identik dengan jajanan kuliner yang satu ini. Apa itu ?. Enting-enting Gepuk. Ya, Enting-enting Gepuk adalah salah satu jajanan kuliner khas Kota Salatiga. Rasanya yang manis membuat banyak orang suka dengan panganan yang satu ini.

Sejarah
Enting-enting Gepuk menurut sumber yang didapat dari pengetahuan saya melalui narasumber tempat dimana saya lahir di Salatiga. Enting-enting Gepuk dibuat pertama kali oleh Khoe Tjong Hok, imigran asal Fukkian, China, sekitar tahun 1920-an. Sekitar tahun tersebut, Enting-enting Gepuk masih dibungkus dengan kelobot, kulit buah jagung. Dulu, Enting-enting Gepuk Khoe Tjong Hok memakai cap Klenteng dan 2 Hoolo, karena menurut riwayatnya, beliau adalah juru kunci Klenteng Hok Tik Bio—Biara Dewa Bumi—di Jalan Sukowati, Salatiga.

Komposisi Bahan
Penasaran kan lebih lanjut mengenai Enting-enting Gepuk ?. Baiklah..
Enting-enting Gepuk dibuat dari kacang tanah, gula, dan air, dan bahan lainnya.

Proses Pembuatan
Diawali dengan menggepuk-gepuk (memukul) kacang tanah yang telah dipanaskan dalam cairan gula kental digepuk di atas landasan batu berbentuk empat persegi panjang setebal 15 cm agar menjadi lemas atau hancur dengan menggunakan sebuah alat dan tangan. Alatnya itu berupan kayu sawo berbentuk silinder seberat 3-4 kilogram. Ini lah cara tradisional yang masih dipertahankan oleh sebagian rumah produksi. Sebagian lainnya telah menggunakan mesin penggilas makanan atau blender. Hal ini bertujuan untuk menghemat waktu dan tenaga. Meskipun harus diakui, cara tradisional membuat rasa Enting-enting Gepuk agak berbeda. Hal yang tidak diinginkan ketika menggunakan blender, kacang tanah memang hancur tapi mengeluarkan minyak.

Dan kemudian setelah kacang tanah hancur. Maka proses lainnya adalah dilakukan proses pencetakan dengan cetakan yang berbentuk prisma segitiga sama sisi. Dan kemudian cetakan Enting-enting Gepuk yang sudah jadi itu dibungkus dengan kertas khusus lalu dikemas ke dalam plastik.

Oh, ya. Menggepuk itu tidak bisa asal lho. Karena kalau asal, maka hasilnya pun akan tidak sesuai dengan harapan. Terlebih kacangnya tidak hancur, maka kacang tersebut akan mengeluarkan minyak dan tidak dapat bertahan lama. Jika pun bertahan lama. Maka dapat dipastikan Enting-enting Gepuk akan menimbulkan bau tengik.

Harga Enting-enting Gepuk
Per bungkus Enting-Enting Gepuk ini berukuran 3 x 3 cm. Untuk harganya, kemasan kecil yang berisi 10 buah Enting-Enting Gepuk dijual dengan harga Rp. 4.000. Dan kemudian untuk kemasan yang besar berisi 5 bungkus kemasan kecil (10 buah) dijual dengan harga Rp. 18.000.

Masa Kadaluarsa Enting-enting Gepuk
Enting-Enting Gepuk bisa tahan hingga 6 bulan dan dengan rasa yang masih enak. Tapi dengan syarat tidak terpapar sinar matahari secara langsung dan secara terus menerus karena akan rusak isinya (rasanya).

Rasa Enting-enting Gepuk setelah baru saja diproduksi
Suatu hari, aku pernah mencoba merasakan Enting-Enting Gepuk yang baru saja selesai diproduksi karena kebetulan rumah Nenekku yang berada di Desa Lopait, Salatiga, cukup dekat dengan toko makanan yang menjual Enting-Enting Gepuk. Rasanya tetap sama dengan yang sudah diproduksi 6 bulan kebawah sebelumnya. Namun yang membedakan adalah bagian luarnya terasa utuh dan belum mengeras, serta lembut ketika digigit, dan terasa halus ketika dikunyah. Isinya terasa manis. Pokoknya lebih nikmat ketika dimakan.


Beberapa tempat penjualan Enting-Enting Gepuk

Sebagai jajanan kuliner khas Salatiga, Semarang, Jawa Tengah. Enting-enting Gepuk selalu ada di Stasiun Semarang Poncol dan Semarang Tawang. Dan kemudian juga ada di terminal bus Teroboyo, dan sepanjang jalan Fatmawati, Salatiga. Enting-enting Gepuk yang biasa dijual biasanya berlabel dengan merek Enting-Enting Gepuk Klenteng dan 2 Hoolo.

Kandungan Gizi Enting-enting Gepuk
Bahan dasar Enting-enting Gepuk yaitu kacang tanah adalah sumber minyak nabati yang sangat bagus bagi tubuh manusia. Kanungan gizi lainnya adalah protein yang tinggi, zat besi, kalsium, vitamin E. vitamin B kompleks, fosforus, vitamin A dan K, lesitin, dan kolin. Kacang tanah juga mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal.

Nah, demikian yang bisa saya sampaikan mengenai jajanan kuliner khas tanah kelahiran saya. Salatiga, Semarang, Jawa Tengah. Mencintai bangsa Indonesia bisa dengan berbagai macam cara. Salah satunya dengan gencar membuat sebuah artikel mengenai banyak hal tentang Indonesia. Bisa artikel tentang jajanan kuliner khas suatu daerah, pakaian tradisional, adat-istiadat setempat, dan banyak lainnya.

Jadi mulai sekarang, mari kita cintai dan sama-sama kita jaga banyak hal yang dimiliki oleh Indonesia, salah satunya adalah jajanan kuliner khas suatu daerah.

Artikel Terkait

Leave a Reply

JUL

17

Buka Puasa Bersama Sarihusada

The Cone, Fx Plaza, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.

Dalam rangka mempererat hubungan Sarihusada dengan mitra media dan blogger guna melanjutkan program u…more

Lihat Semua Video
Lupa Password ? Register
GABUNG YUK
Stay connected